Cara Setting Kertas F4 di Mesin Fotocopy

Cara Setting Kertas F4 - Kehadiran mesin fotocopy seperti mesin fotocopy Fuji Xerox DC s2320, Canon IR 2006n DADF dan tipe-tipe yang lain sangat menolong di dunia perkantoran dalam soal melipatgandakan document secara fisik.

Seiring waktu berjalan, mesin fotocopy juga berkembang dengan tehnologi terbaru. Di Indonesia sendiri ada beberapa merk mesin fotocopy.

Tetapi, salah satunya yang terpopuler dan sering dipakai ialah mesin fotocopy Canon. Yok, langsung cari info cara setting kertas F4 di mesin fotocopy.

Mesin fotocopy itu sering dipakai kecuali di perkantoran, dipakai pada layanan fotocopy. Selain itu, untuk mensetting kertas fotocopy bermacam.

Dalam artikel ini kita akan membahas berkenaan tutorial cara setting kertas F4 di mesin fotocopy Canon. Disamping itu, berkenaan permasalahan yang umum ada di saat lakukan fotocopy kertas F4.

Namun sebelum itu alangkah baiknya kita mengetahui seperti apa kertas F4 itu, berikut ulasannya.

Apa itu kertas F4 ?

Cara Setting Kertas F4 di Fotocopy
Sumber gambar : blogpress.id

Kertas F4 ialah ukuran kertas non-standar di Asia Tenggara yang disebut pengalihan (peralihan) dari ukuran terpendek kertas A4 (210 mm) dan ukuran paling panjang kertas British Foolscap (330 mm) yakni 210 x 330 mm atau 21 x 33 cm.

Khusus di negara Indonesia dan Filipina, ada 2 tipe ukuran kertas F4 yang diukur berdasar lebar (width) x tinggi (height) yakni F4 biasa (210 x 330 mm) dan F4 Folio (215 x 330 mm, kerap disebutkan Folio saja).

Cara Memilih Kertas F4 dengan Benar

Cara Memilih Kertas f4

Saat Anda akan memakai kertas F4, tentu saja Anda diwajibkan untuk pilih, apa lagi bila ingin beli dengan jumlah yang banyak.

Penting diingat banyak hal agar Anda mendapatkan kertas yang berkualitas dan bagus, hingga kertas bisa dipakai dengan optimal dan nyaman saat dipakai untuk bermacam hal.

Hal pertama kali yang jadi perhatian saat menentukan kertas F4 yakni merk kertas. Anda perlu ketahui dan lakukan survey merk kertas yang baik dan mempunyai kualitas tinggi di pasaran.

Masing-masing merk, tentu saja mempunyai harga yang berbeda seperti bahan pengerjaan kertas yang dipakai, ongkos produksi dan pengangkutan. Dengan demikian, Anda makin lebih gampang dalam beli kertas.

Seterusnya, Anda harus memperhatikan gramasi atau yang kerap disebutkan dengan GSM kertas. Ada bermacam ukuran dan tipe kertas yang dipasarkan di pasaran.

Umumnya yang dipakai di umumnya toko yakni 70 GSM. Tapi, ada pula yang memakai 80 GSM dan 60 GSM.

Masing-masing gramasi dipakai seperti keperluan, 60-70 untuk foto copy dan 80 untuk print document.

Dari bermacam tipe kertas yang ada, kertas ukuran F4 benar-benar sangat kerap dipakai untuk kepentingan bermacam hal.

Berbagai Kegunaan Kertas F4

Fungsi Kertas F4
Sumber gambar : ngelmu.co

Kertas ukuran F4 benar-benar sangat diperlukan dan kerap dipakai dalam sektor percetakan atau pengetikan sebuah dokumen.

Ada beberapa aktivitas yang bakal memerlukan kertas ini, misalkan dalam pembuatan laporan aktivitas kerja atau training pegawai atau sejenisnya, untuk helai kerja dan formulir kerja atau formulir aktivitas.

Kertas F4 ini memilii ukuran yang serupa dengan kertas folio bergaris. Karena itu, beberapa orang bahkan juga menyebutkan kertas F4 dengan panggilan kertas folio.

Dalam pembuatan pekerjaan sekolah juga, sering kertas folio ini dipakai. Karena ukuran yang lumayan besar, hingga bisa berisi beberapa tulisan seperti cerita narasi atau laporan praktikum.

Cara Setting Kertas F4 Di Mesin Fotocopy Canon

Cara Setting Kertas F4 di Fotocopy

Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Seharusnya Anda ketahui beberapa bagian dan cara kerja mesin fotocopy supaya tidak bingung? Ada langkah-langkah yang cukup mudah untuk melakukan setting itu. Di bawah ini beberapa langkah yang dapat Anda aplikasikan pada mesin fotocopy itu:

  1. Pertama, yakinkan mesin fotocopy itu pada kondisi berpijar atau stand by. Lihat juga daya listrik yang dipakai sudahkah memenuhi dengan keperluan daya atau belum juga. Karena, jika belum memenuhi dicemaskan bisa terjadi tambahan beban dan membuat mesin foto copy jadi mati dan tidak dapat dipakai. Terlebih bila hal tersebut terjadi ditengah-tengah saat Anda lakukan fotocopy. Pasti ini akan mengusik.
  2. Setelah mesin fotocopy berpijar, Anda dapat masuk di menu ‘Service Mode' yang ada. Triknya, Anda cukup mendesak code *28* pada tombol angka itu. Lantas nantikan sesaat sampai ada penampilan seterusnya pada monitor mesin fotocopy.
  3. Kemudian, bila monitor selanjutnya telah ada Anda dapat meneruskannya dengan pilih menu ‘Mode List'. Teruskanlah dengan pilih menu ‘Coppier' di bagian sudut kanan bawah.
  4. Dari situ akan ada menu baru dengan beberapa pilihan yang lain. Anda dapat tentukan menu ‘Option' lalu tentukan ‘CST'. Selanjutnya sesudah pilih menu itu Anda dapat pilih ‘CST3-UI' dan ubahlah nilainya jadi 24.
  5. Setelah semua cara di atas telah Anda kerjakan, seterusnya aktifkan ulangi (re-start) mesin fotocopy. Lantas, hidupkan kembali dan lakukan eksperimen.

Kendala Saat Fotocopy Kertas F4

Kertas tipe F4 memang banyak digunakan untuk bermacam kepentingan. Terutama kepentingan yang terkait dengan rutinitas perkantoran dan surat menyurat.

Ukuran kertas ini ialah 22.5 cm x 33 cm. Dengan ukuran itu membuat kertas jadi makin panjang. Kertas ini sering disebutkan dengan kertas folio.

Walau demikian kadang saat lakukan fotocopy kertas ini, ada-ada saja masalah yang ditemui. Sekiranya tidak bisa dibaca atau teridentifikasi oleh mesin.

Bisa ini muncul karena laci yang umumnya ada apada nomor tiga alami masalah. Selanjutnya, masalah saat tidak bisa dibaca terjadi karena cara setting yang anda kerjakan kurang tepat.

Karena itu, dalam memakai mesin fotocopy Canon, Anda perlu untuk pelajari setting kertas itu. Terutamanya untuk kertas yang sejenis F4. Karena, tiap kertas pasti mempunyai setting yang berbeda. Bila sampai salah, karena itu ini akan punya pengaruh di hasil fotocopy itu.

Nah, demikianlah ulasan mengenai cara setting kertas f4 di mesin fotocopy, semoga dapat membantu Anda untuk bekerja dengan kertas F4 di mesin fotocopy. Sekian, terimakasih.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url