Pengertian Topologi Star, Karakteristik, Kelebihan serta Kekurangan

Pengertian Topologi Star, Karakteristik, Kelebihan serta Kekurangan - Dalam merakit suatu jaringan komputer ada berbagai macam topologi jaringan komputer yang bisa gunakan agar seluruh jaringan komputer dapat terhubung satu sama lain. Sehingga seluruh komputer bisa melakukan komunikasi dan berbagi file data.

Topologi Star

Salah satunya adalah topologi star atau yang sering disebut topologi bintang karena memiliki bentuk rangkaian komputer menyerupai bintang dengan Hub/switch berada di tengah rangkaian.

Topologi jaringan ini sering dipakai oleh para teknisi untuk memasang jaringan di tempat kerja seperti pemerintahan, rumah sakit, dan perusahaan.

Karena topologi star memiliki sistem dimana setiap file atau data yang masuk ke dalam jaringan komputer yang menggunakan topologi star akan di saring oleh komputer server terlebih dahulu sebelum di teruskan ke komputer client yang di tuju.

Pengertian Topologi Star

Pengertian Topologi Star

Topologi star adalah suatu metode yang di gunakan unutk menghubungkan jaringan beberapa komputer sehingga terbentuk jaringan baru yang berbentuk bintang.

Dimana jaringan yang terhubung ke setiap node pengguna merupakan hasil konvergensi dari node yang berada di tengah.

Node tengah biasanya menggunakan Hub/Switch yang berfungsi mengakap jaringan dan meneruskanya ke node pengguna.

Kabel yang digunakan unutk menghubungkan setiap node biasanya menggunakan kabel UTP karena harganya lebih terjangkau dibanding dengan kabel fiber dan coaxial.

Karakteristik Topologi Star

Topologi star memilki karakteristik tersendiri yang membendakan dengan topologi jaringan yang lain.

jika ingin membedakan antara topologi star dengan topologi yang lain anda bisa memperhatikan ciri-ciri berikut :

  • Setiap node pengguna terhubung langsung dengan node server, dimana node server terletak di tengah rangkaian.
  • Dapat dikembangkan menjadi rangkaian jaringan yang lebih besar, sebab node pengguna terhubung langsung dengan node server.
  • Menggunakan jenis kabel UTP dan konektor RJ-45 sebagai penghubung jaringan node server dan node client.
  • Bentuknya menyerupai bentuk bintang.
  • Hub/Switch berada di tengah rangkaian jaringan.

Kelebihan dan kekurangan Topologi Star

Masing-masing topologi jaringan memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda baik dari segi bentuk, keamanan, skala jaringan dll.

Topologi star sendiri termasuk topologi yang memiliki banyak peminat karena memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh topologi lain.

Akan tetapi ada juga beberap kelemahan yang harus di perhatikan sebelum memasang topologi star agar tidak menyesal dikemudian hari.

Kelebihan Topologi Star

  • Apabila salah satu komputer mengalami masalah maka tidak akan berpengaruh dengan komputer yang lain.
  • Jaringan komputer client sama besarnya dengan jaringan komputer server.
  • Dalam pemasangannya dapat menggunakan berbagai jenis kabel.
  • Walaupun lalu lintas jaringan padat, jaringan tetap bisa berjalan dengan stabil.
  • Jika ingin menambah komputer pada rangkaian jaringan tidak perlu membogkar jaringan. tinggal sambungkan komputer langsung ke Hub/Switch.
  • Pusat control jaringan berada di server, sehingga kemanannya terjamin.
  • Masalah yang ada pada jaringan mudah untuk dideteksi.

Kekurangan Topologi Star

  • Membutuhkan kabel yang banyak dalam proses pemasangannya sehingga butuh biaya mahal.
  • Jika node server mengalami masalah akan berpengaruh terhadap node pengguna.
  • Ketergantungan terhadap Hub
  • Jika perangkat yang terhubung semakin banyak maka akan berpengaruh terhadap peforma jaringan.

Dari sekian penjelasan tentang topologi star diatas setidaknya kita jadi lebih tau apa itu topologi star karena ilmu topologi sangat penting untuk anda pelajari.

Apalagi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju pasti banyak tenaga kerja yang di butuhkan dalam bidang IT kedepanya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url